• PENDIDIKAN
  • Ayahku adalah seorang Kepala Sekolah Dasar Negeri. Darah mendidik dari ayahku, rupnya mengalir kedarah aku dan kakak adikku.Waktu aku berpangkat Lettu, aku mendirikan SMP Marinir, dimana aku menjadi Kepala Sekolahnya. Pada Pangkat Lettu itu, dengan beberapa rekan Perwira Angkatan Laut, mendirikan Sekolah Teknik Perkapalan. Tiga kali menjadi Dekan dan saat ini, aku menjadi Ketua Yayasan Pendidikan DIKANTARA.
  1. YAYASAN DIKANTARA yang didirikan pada tahun 1967 dan di daftar di Notaris tahun 1973, kini memiliki 4 Sekolah yaitu:
    • SMK 1 TANJUNG PRIOK
    • SMK 2
    • SMA
    • SMP

 

 

  • KEBUDAYAAN
  1. SENI MUSIK
  2. “BLUE OCEAN BAND”

    Media silaturrahmi yang akrab,santai dan santun.

    Aku bukanlah penyanyi atau pemusik, namu merasakan, bahwa dengan bergaul dengan komunitas musik, hidup menjadi asyik. Berawal dari Sekolah Roket dan Peluru Kendali Angkatan Laut (SEROPKAL) saat berpangkat Letnan Satu, sehari hari harus mendalami sesuati yang bersifat sangat teknis. Disela-sela belajar, terbentuklah komunitas kecil, dan diriku yang memiliki sense of humor tinggi, selalu bisa membuat canda yang membuat suasan menjadi ceria. Dalam berbagai kegiatan. Aku selalu ditunjuk menjadi Pemandu Acara (MC) yang kocak penuh anekdote intelek yang mengesankan.

    Selesai Sekolah, ditempatkan di Lembaga Pendidikan dan selalu memiliki gagasan,”bahwa musik adalah media komunikasi yang cepat mengakrabkan”. Sebagai penggemar musik, aku sering ditugasi menjadi Pembina Band,antara lain:”Band Genta Bahari, Band The Shepperd, Varia Nada, dan masih banyak lagi.Semasa menjabat Walikota Jakarta Utara, memeliki Band THE KORPRI” dengan peralatan yang mutakhir, dari mulai yang beraliran POP,Keroncong Dangdut dan lain sebagainya. Aku peribadi membeli seperangkat Band, dan selalu kubawa ditempat tugasku yang baru, misalnya di Departemen Pariwisata dan Senibudaya, dan bisa mengorbitkan artis pemula, meroket menjadi artis populer.

    Kini disaat memasuki LANSIA dan menjabat sebagai Ketua Pembina Yayasan Pendidikan”DIKANTARA”, aku membentuk THE BLUE OCEAN BAND”. Hubungan antara Guru dan Karyawan yang semula terasa gersang, kini mulai berkembang menjadi harmonis, tanpa hierarki yang ketat. Selaku Pembina, aku tunggui setiap latihan sampai dengan selesai, Bermunculanlah bakat bakat terpendam, baik sebagai Pemain maupun Penyanyi dengan gayanya yang jenaka dan kocak, dengan komunikasi antarpersonal yang menyejukkan. Kedepan,Blue Ocean Band (BOB) ini, mampu menjadikan dirinya sebagai sarana HUMAS dan sekaligus berawal sebagai pencetak artis artis remaja Jakarta Utara. The Blue Ocean, Samudera Biru, bisa menjadi tempat persemaian Jiwa Bahari, melaksanakan VISI:Proros Maritim melalui Samudera Biru dan Tol Nusantara sebagai Garda terdepan menjaga NKRI. Mohon doa restunya, terutama para alumni.

  3. SENI RUPA
  4. SENI TARI
  5. “BLUE OCEAN BAND”

    Media silaturrahmi yang akrab,santai dan santun.

    Aku bukanlah penyanyi atau pemusik, namu merasakan, bahwa dengan bergaul dengan komunitas musik, hidup menjadi asyik. Berawal dari Sekolah Roket dan Peluru Kendali Angkatan Laut (SEROPKAL) saat berpangkat Letnan Satu, sehari hari harus mendalami sesuati yang bersifat sangat teknis. Disela-sela belajar, terbentuklah komunitas kecil, dan diriku yang memiliki sense of humor tinggi, selalu bisa membuat canda yang membuat suasan menjadi ceria. Dalam berbagai kegiatan. Aku selalu ditunjuk menjadi Pemandu Acara (MC) yang kocak penuh anekdote intelek yang mengesankan.

    Selesai Sekolah, ditempatkan di Lembaga Pendidikan dan selalu memiliki gagasan,”bahwa musik adalah media komunikasi yang cepat mengakrabkan”. Sebagai penggemar musik, aku sering ditugasi menjadi Pembina Band,antara lain:”Band Genta Bahari, Band The Shepperd, Varia Nada, dan masih banyak lagi.Semasa menjabat Walikota Jakarta Utara, memeliki Band THE KORPRI” dengan peralatan yang mutakhir, dari mulai yang beraliran POP,Keroncong Dangdut dan lain sebagainya. Aku peribadi membeli seperangkat Band, dan selalu kubawa ditempat tugasku yang baru, misalnya di Departemen Pariwisata dan Senibudaya, dan bisa mengorbitkan artis pemula, meroket menjadi artis populer.

    Kini disaat memasuki LANSIA dan menjabat sebagai Ketua Pembina Yayasan Pendidikan”DIKANTARA”, aku membentuk THE BLUE OCEAN BAND”. Hubungan antara Guru dan Karyawan yang semula terasa gersang, kini mulai berkembang menjadi harmonis, tanpa hierarki yang ketat. Selaku Pembina, aku tunggui setiap latihan sampai dengan selesai, Bermunculanlah bakat bakat terpendam, baik sebagai Pemain maupun Penyanyi dengan gayanya yang jenaka dan kocak, dengan komunikasi antarpersonal yang menyejukkan. Kedepan,Blue Ocean Band (BOB) ini, mampu menjadikan dirinya sebagai sarana HUMAS dan sekaligus berawal sebagai pencetak artis artis remaja Jakarta Utara. The Blue Ocean, Samudera Biru, bisa menjadi tempat persemaian Jiwa Bahari, melaksanakan VISI:Proros Maritim melalui Samudera Biru dan Tol Nusantara sebagai Garda terdepan menjaga NKRI. Mohon doa restunya, terutama para alumni.